Recent Post

Welcome Guys

Makanan - Makanan yang Tidak Boleh Diberikan Pada Bayi

Written By admin on Kamis, 16 Agustus 2012 | 13.04


Jakarta, Jangan sembarangan dalam memilih makanan padat pertama bagi bayi Anda. Kesalahan dalam memberi makanan padat pada bayi dapat menyebabkan alergi maupun gangguan kesehatan lainnya.

Seperti dilansir whattoexpect, Selasa (14/8/12), hindari pemberian makanan padat berikut pada bayi di usia dini:

1. Kacang

American Academy of Pediatrics (AAP) mengklaim bahwa tidak ada bukti bahwa menunda pengenalan makanan padat tertentu dapat mencegah alergi makanan. Tetapi Anda perlu berhati-hati ketika memberikan kacang pada bayi karena kacang adalah alergen yang paling umum.
13.04 | 0 komentar | Read More

Cara Mengatasi Kebiasaan Ngompol Si Kecil Di Malam Hari

Written By admin on Senin, 09 Juli 2012 | 12.09

tribunnews.com
Jakarta, Kebanyakan balita di bawah usia 5 tahun masih mengompol di malam hari. Anda perlu bersabar dan perlu ketekunan untuk membantu anak mengatasi kebiasaan mengompolnya.

Berikut cara yang dapat Anda lakukan untuk membantu anak mengatasi kebiasaan mengompol di malam hari, seperti dilansir whattoexpect, Jumat (6/7/2012) antara lain:
12.09 | 0 komentar | Read More

Bila Ibu Hamil Terserang TBC

Written By admin on Rabu, 28 Maret 2012 | 09.53


Ibu hamil membutuhkan makanan bergizi untuk pertumbuhan sehat ia dan bayi yang dikandungnya. Sedangkan kebanyakan pasien tuberkulosis (TB atau TBC) akan mengalami kekurangan gizi. Lantas bagaimana bila seorang ibu hamil terserang kuman TBC?
Tuberkulosis adalah penyakit yang dapat menyajikan tantangan besar untuk pasien, terlebih bila pasien sedang hamil. TB harus menjadi perhatian bagi wanita sebelum konsepsi (pembuahan), selama kehamilan dan pada periode menyusui.
Tuberkulosis yang terjadi di daerah kelamin diketahui sebagai penyebab infertilitas pada wanita. Infeksi Tuberculer salpingitis adalah infeksi tuberkulosis yang terjadi pada saluran telur (tuba Fallopi) yang menyebabkan penyumbatan dan peradangan berikutnya di bagian yang dilalui ovum dalam rongga rahim.
Jika seorang wanita hamil dan menderita TB, diagnosis sering akan terlambat. Hal ini karena sebagian besar gejala TB meniru gejala kehamilan, seperti lesu, kehilangan nafsu makan, kelelahan, sehingga sering diabaikan oleh dokter dan anggota keluarga, seperti dilansir onlymyhealth, Selasa (27/3/2012).

Jika gejala menetap atau wanita hamil mengalami batuk yang berlangsung lebih dari 2 minggu, maka diagnosis TB harus dupikirkan. Seorang wanita hamil harus mendapatkan tes darah dan tes dahak. Sinar X, jika diperlukan, harus dilakukan setelah melindungi janin dengan perisai timbal di atas perut untuk mencegah efek berbahaya dari radiasi.
Pengobatan TB pada kehamilan terdiri dari obat-obatan, makanan, udara segar dan sikap positif. Obat-obatan standari lini pertama aman dan tidak membahayakan bagi bayi dan pasien. Wanita hamil juga harus diberi konseling mengenai efek samping dari obat-obatan. Fungsi hati dan penglihatan harus diuji secara berkala.
Ibu hamil harus benar-benar patuh menjalani pengobatan TB lini pertama, karena bila tidak bisa terjadi resistensi atau kebal obat (Multiple Drug Resistance atau MDR-TB). MDR-TB pada kehamilan pada kehamilan dapat menimbulkan tantangan yang sangat besar karena obat lini kedua dapat beracun dan sangat berbahaya bagi bayi yang belum lahir.
Jika seorang wanita menderita MDR-TB selama awal kehamilan, dia harus diberikan pilihan untuk aborsi terapeutik. Namun jika terjadi saat usia kandungan sudah besar, pengobatan dimodifikasi harus direncanakan untuknya.
Cara Cepat Hamil
Setelah bayi lahir, ibu tak perlu khawatir karena bayi tidak bisa terkena TB dari ASI. Bayi bisa terkena TB tetapi dari bakteri dalam napas. Jadi ibu harus menyusui setelah menggunakan masker pada wajah.
source
09.53 | 0 komentar | Read More

Bayi Tabung Makin Disuka, Tandanya Manusia Bosan Bercinta?

Written By admin on Senin, 05 Maret 2012 | 23.37

Perth, Dalam 10 tahun mendatang, diperkirakan tingkat keberhasilan bayi tabung akan lebih tinggi dari hubungan seks secara alami. Jika sejak sekarang saja peminat bayi tabung makin banyak, apakah ini tandanya manusia sudah bosan bercinta?Barangkali tidak benar-benar bosan bercinta, namun bukan tidak mungkin manusia akan berhenti berhubungan seks kalau tujuannya hanya untuk punya keturunan. Untuk dinikmati sendiri tentu masih banyak yang melakukan, namun untuk tujuan reproduksi akan banyak yang beralih ke bayi tabung.Pendapat ini disampaikan oleh seorang ahli reproduksi dari Murdoch University di Perth, Dr John Yovich. Menurutnya, hubungan seks secara alamiah kurang efisien dalam menghasilkan keturunan dibandingkan bayi tabung yang menurutnya sangat potensial untuk terus dikembangkan.
23.37 | 0 komentar | Read More

Benarkah Wanita dengan Pinggul Kecil Tak Bisa Lahirkan Normal?

Written By admin on Kamis, 16 Februari 2012 | 00.05

Jakarta, Beberapa orang kadang mempercayai kabar yang beredar bahwa perempuan yang memiliki pinggul kecil tidak bisa melahirkan secara normal. Padahal pada kondisi tertentu perempuan ini tetap bisa melahirkan normal.
dr Budi Iman Santoso, SpOG(K) dalam acara press conference 'Pentingnya 3 Pilar Pelayanan yaitu Kehamilan dan Persalinan Aman, Pencegah Disfungsi Dasar Panggul dan Penapisan Kelainan Kandungan untuk Kesehatan Perempuan Indonesia' di RSCM Kencana, Jakarta, Selasa (14/2/2012) menuturkan hal ini tergantung dari berat badan bayi yang dikandungnya.
"Kalau beratnya sudah lebih dari 3 Kg maka enggak mungkin bisa lahir secara normal, tapi kalau beratnya misal hanya 2,5 Kg maka masih bisa melahirkan secara normal atau melalui vagina," ujar dr Budi yang menjabat sebagai Ketua Departemen Ginekologi dan Obstetri FKUI RSCM.
Lebih lanjut dr Budi mengungkapkan sekitar 80 persen ibu yang hamil bisa melahirkan secara normal, dan hanya 15-20 persen saja yang harus dilakukan secara caesar karena kondisi medis tertentu. Jika tidak ada masalah medis, maka ibu hamil sebenarnya bisa melahirkan secara normal.
00.05 | 0 komentar | Read More